Nasehat Bagi Perokok Tulen (2)

Mengenal Nikotin

Nikotina adalah senyawa kimia organik kelompok alkaloid yang dihasilkan secara alami pada berbagai macam tumbuhan, terutama suku terung-terungan (Solanaceae) seperti tembakau dan tomat. Nikotina berkadar 0,3 sampai 5,0% dari berat kering tembakau berasal dari hasil biosintesis di akar dan terakumulasi di daun.

Nikotina merupakan racun saraf yang potensial dan digunakan sebagai bahan baku berbagai jenis insektisida. Pada konsentrasi rendah, zat ini dapat menimbulkan kecanduan, seperti halnya pada kokain dan heroin, khususnya pada rokok. Nikotina memiliki daya karsinogenik terbatas yang menjadi penghambat kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker, akan tetapi nikotina tidak menyebabkan perkembangan sel-sel sehat menjadi sel-sel kanker.

Karsinogenik adalah sifat mengendap dan merusak terutama pada organ paru-paru (alveolus/alveoli) karena zat-zat yang terdapat pada rokok, sehingga paru-paru menjadi berlubang dan menyebabkan kanker.

Karsinogen adalah zat yang menyebabkan penyakit kanker. Zat-zat karsinogen menyebabkan kanker dengan mengubah asam deoksiribonukleat (DNA) dalam sel-sel tubuh, dan mengganggu proses-proses biologis secara umum. Hal ini terbawa oleh aliran darah dengan cepat lewat dari paru-paru ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Perlu diketahui bahwa nikotin yang terdapat dalam asap rokok yang telah terserap oleh paru-paru tadi mencapai ke otak dalam waktu 8 detik setelah inhalasi.

Pengobatannya yang paling efektif adalah dengan menghentikan konsumsi nikotin.

(10 Pebruari 2010, GOESpRIE)