ORANG ANEH = WONG NYELENEH

Bila Anda membaca judul di atas, dipastikan Anda sudah terbayangkan maksud judul tersebut dan terbayangkan juga sosok orang yang dikategorikan seperti di atas. Dan kebanyakan pasti terbayang tokoh nyeleneh atau orang aneh seperti dalam tayangan televisi sebagai referensi informasi, seperti Mr.Bean, Komidian Sule, Komeng dan tidak mungkin terbayang sosok Desi Anwar, apalagi Mario Teguh dengan “salam super”nya atau Ustadz Nur Maulana dengan sapaan “jama’aaaaah….”.

Anda terbayang dari tokoh film Mr.Bean yang memiliki kelakuan nyeleneh, aneh, di luar kebiasaan orang berperilaku, seperti makan makanan yang disimpang dalam kantung baju yang secara bersamaan di kantung tersebut ada tissue bekas ing#s hidungnya, atau masuk ke dalam mesin cuci karena mencari c3l4n4 d4l4mnya yang tercampur dengan pakaian orang lain. Anda terbayang pula kocakan komidian Sule yang dengan wajah super blo#nnya dan jogetan anehnya ketika suara music dibunyikan, dan Anda juga pasti terbayang polah Komeng yang sering mengerjai teman castingnya Adul yang terkadang terlihat berlebihan. Ya, orang aneh….

Ada sebuah hadits yang berhubungan dengan orang aneh dan mendukung perilaku dari orang aneh, tapi orang aneh yang mana dulu. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam musnadnya yaitu suatu ketika Rasulullah berada di antara shahabat kemudian beliau mengatakan, “Beruntunglah orang-orang aneh (al ghuroba)”. Nah tuh… Dan dalam babad tanah Jawa oleh Joyoboyo mengatakan, “Orang aneh/gila/edan kalau tidak ikut edan di zaman edan ini”. Nah…lho…. Memang kalau Anda berada di ruangan perawatan orang yang berpenyakit hilang kewarasan (Rumah Sakit Jiwa), maka apakah dijamin Anda akan dianggap waras oleh para pasien yang tidak waras? Tidak dijamin.

Orang aneh seperti apa maksud dari hadits tadi? Kita lanjutkan haditsnya dahulu. …,Kemudian ada yang menanyakan, “Siapakah yang dimaksud orang-orang yang asing itu wahai Rasulullah?”. Maka beliau menjawab, “Orang-orang salih yang hidup di tengah-tengah orang-orang yang jelek lagi banyak [jumlahnya]. Orang yang mendurhakai mereka lebih banyak daripada orang yang menaati mereka.” (HR. Ahmad 6362 [13/400]. Dan dalam riwayat lain disebut orang aneh ini adalah orang yang akhlak (agama)nya tetap baik tatkala orang lain menjadi rusak. Orang salih ini dianggap aneh alias nyeleneh di antara orang-orang salah, orang jujur yang mati kujur di antara orang ngawur yang hidup makmur, orang yang menjalankan tuntunan menjadi tontonan ketika tontonan menjadi tuntunan bagi orang banyak. Lelaki yang tidak merokok dianggap banci, dan perempuan yang tidak merokok dianggap tidak emansipasi. Aneh…ya memang aneh. Kalau kata Joyoboyo mengatakan orang edan bila tidak ikut edan di zaman edan ini adalah sebuah pernyataan keliru, yang edan bukan zamannya melainkan orang-orangnya. Dimana orang tidak menggunakan tuntunan lagi dalam menjalankan kehidupan di dunia, seolah dunia tak pernah akan kiamat dan yang bersangkutan seolah nyawanya terus menyangkut di tubuhnya, sehingga menjadi mayat yang masih berisi nyawa.

Perilaku ini merupakan salah satu dari sekian banyak ciri-ciri dari semakin dekatnya hari Akhir alias kiamat. Dalam riwayat lain disebutkan orang jujur dianggap dusta dan orang dusta dianggap jujur, orang yang tidak sebagai saksi diminta sebagai saksi, sementara seorang saksi tidak diminta sebagai saksi dalam perkara sebuah pengadilan. Aneh… Makanya tidak aneh ketika orang amanah dikatakan menyimpang, dan orang korupsi dianggap pahlawan (penyelamat kelompok dan golongannya), bahkan dibela mati-matian demi hukum yang mereka buat.

Dalam Islam bahwa aturan syariah yang dibuat Sang Khaliq tidak lain tidak bukan untuk menyesuaikan karakteristik ciptaannya agar tetap dalam karidor karakteristiknya. Ketika manusia sebagai ciptaan Sang Khaliq Allah SwT menyimpang dari aturan yang telah ditetapkan maka dipastikan akan mengalami penyimpangan dalam kehidupannya. Seperti halnya sebuah perusahaan “X” memproduksi produk “X” maka perusahaan tadi akan mengeluarkan manual guide maintenance dan service sesuai dengan produk dari perusahaan “X” tadi dan mustahil bila maintenance dan service produk “X” dari perusahaan “X” menggunakan manual guide dari perusahaan “Y” atau lainnya. Dipastikan akan mengalami malfunction alias error. Demikian juga manusia, diciptakan Sang Khaliq Allah SwT, diberi manual life, maka jangan sekali-kali menggunakan selain manual life buatan Sang Khaliq Allah SwT karena dijamin akan menjadi Manusia Aneh Yang Sesungguhnya yang mengatakan manusia sesuai dengan aturan dianggap ANEH…. Aneh ya… Bingung ya… . Berbahagialah orang disebut orang aneh ketika orang lain menganggap dirinya tidak aneh yang sebenarnya mereka yang aneh. Ingat Islam itu dulu dianggap aneh dan di akhir zaman dianggap aneh kembali, berbahagialah orang-orang aneh – al Ghuroba’ …..

GoesPrie, 13 – 1 – 12.