Protokol XV

1.Ketika kita akhirnya benar-benar meraih kembali kerajaan kita berkat aksi kudeta pada satu hari yang sama, segala bentuk pemerintah pun diakui ketidakberadaannya (dan waktu tak akan bergeming sebelum hal ini terjadi, walau sepanjang abad sekalipun), tugas kita selanjutnya adalah memerhatikan bahwa kini tidak ada lagi hal yang bertentangan dengan kita. Dengan tujuan ini, kita harus membunuh tanpa belas kasih semua yang bersenjata (di tangan) dengan keinginan melawan kerajaan kita. Segala institusi yang sifatnya rahasia juga akan dihukum mati. Semua institusi yang sekarang ada, yang tahu tentang kita, yang mengabdi dan telah mengabdi, harus kita bubarkan lalu diasingkan ke benua yang jauh dari Eropa. Dengan cara ini, kita akan melanjutkan ke para Goyim mason (kelompok persaudaraan yang memegang asas moral dan metafisika) yang tahu terlalu banyak, hal seperti ini diperlukan untuk terus mempertahankan ketakutan akan pengasingan. Kita harus mengumumkan sebuah hukum yang membuat anggota masyarakat rahasia sebelumnya layak dibuang dari Eropa sebagai pusat pemerintahan kita.

2.Resolusi pemerintahan kita adalah akhir, dan tanpa banding.

3.Pada masyarakat Goy, kita telah merencanakan dan menanamkan perselisihan serta protestanisme. Satu-satunya cara yang paling mungkin untuk memulihkan aturan adalah dengan menggunakan langkah tanpa ampun yang membuktikan kekuatan langsung sang penguasa. Tidak peduli siapa korban yang jatuh, mereka menderita untuk kesejahteraan masa depan. Hasil dari kesejahteraan tersebut masa depan. Hasil dari kesejahteraan tersebut, walau harus berkorban, merupakan tugas dari setiap pemerintahan yang mengakui layaknya kebenaran bagi keberadaan pemerintah tersebut, bukan sekedar hak istimewa negara namun juga kewajiban. Prinsip jaminan kestabilan penguasa digunakan untuk menegakkan cahaya kekuasaan, dan cahaya ini hanya tercapai melalui kekuasaan megah yang kaku sebagaimana dilaksanakan di hadapan lambang-lambang dari pilihan Tuhan. Sampai saat ini, tanpa memperhitungkan kepausannya, Otokrasi Rusia merupakan satu-satunya musuh yang kita miliki di dunia. Ingatlah, ketika Italia bermandi darah, tanpa pernah menyentuh satu rambut Sula yang telah bersiram darah. Sula menikmati pendewaan karena ia agung di mata rakyat, walaupun rakyat telah dicabik-cabik olehnya, namun keberaniannya untuk kembali ke Italia secara mutlak mengalahkan segalanya. Rakyat tidak berpangku tangan kepadanya yang telah menghipnotis mereka dengan kekuatan dan keberanian pikirannya.

 Masyarakat Rahasia

4.Untuk sementara waktu, sebelum mencapai kejayaan, kita harus bertindak dengan cara yang berlawanan. Kita harus menciptakan dan melipatgandakan kebebasan masonik ke dala negara-negara dunia, menyerap pada negara-negara dunia orang-orang yang layak di aktivitas publik. Semua ini harus diletakkan pada satu pemerintahan tunggal, yang akan menyerap bakal orang atau yang telah terkemuka di hadapan publik. Dewan ini akan memiliki perwakilan-perwakilan yang akan menyaring pemerintahan masonry yang telah disebutkan di atas dari siapa saja yang mengeluarkan semboyan dan program. Pada dewan ini, kita harus menyatukan semua elemen revolusioner dan liberal. Komposisi dewan yang akan disusun oelh semua strata masyarakat. Komplotan politik yang paling rahasia akan kita ketahui dan jatuh di bawah tangan kita sejak hari konsepsi mereka. Hampir semua dari anggota-anggota dewan ini merupakan agen-agen internasional dan polisi nasional, dikarenakan pengabdiannya terhadap kita tidak tergantikan sehingga posisi polisi tidak hanya bersikap tidak patuh, tapi juga untuk menyaring aktivitas-aktivitas kita dan mencari-cari alasan untuk ketidakpuasan, dan lain-lain.

5.Kelas-kelas rakyat yang sangat ingin memasuki masyarakat rahasia adalah mereka yang hidup oleh kecerdasan mereka, karir, dan secara umum berpikiran terang, mereka bukan masalah bagi kita dalam menghadapi serta menggunakan penyelesaian mekanisme mesin yang kita rencanakan. Jika dunia ini gelisah, artinya kita harus menghasutnya untuk memecahkan solidaritas yang besar. Tapi, jika muncul persengkongkolan, maka yang paling utama, komplotan merupakan satu-satunya pelayan kita yang paling terpercaya. Memang sudah sepatutnya hanya kita yang memimpin aktivitas masonik, karena kita tahu ke mana mereka mengarah, kita juga akan tahu tujuan akhir dari setiap aktivitas ketimbang Goyim yang sama sekali tidak memiliki pengetahuan apa-apa, bahkan tidak tahu pentingnya pengaruh dari tindakan yang biasanya mereka utamakan. Perhitungan sesaat dari kepuasan opini mereka dalam rangka menyimpulkan pikiran mereka, bahkan tanpa mengucapkan bahwa konsepsi mendasar, tidka pernah berasal dari inisiatif mereka melainkan dari dorongan kita kepada pemikiran mereka.

Non Yahudi Bodoh

6.Goyim memasuki dewan tanpa keingintahuan atau harapan mendapat kesempatan untuk berperan di publik. Walau beberapa dari mereka berharap didengar di hadapan publik, namun fantasi mereka sama sekali tak mendasar. Goyim haus akan emosi keberhasilan dan sambutan, yang kita berikan dengan senang hati. Dan alasan kita memberikan keberhasilan ini adalah untuk memanfaatkan kesombongan tinggi mereka sendiri, hingga tanpa didasarinya mereka diatur untuk menerima saran kita tanpa harus bertentangan langsung dengan kepercayaan dirinya bahwa mereka tak akan pernah salah dan itu tak bisa diganggugugat… Anda tidak dapat membayangkan sampai sejauh apa Goyim paling bijaksana dapat dipengaruhi karena kesombongan mereka. Pada saat yang sama, betapa mudahnya mengambil hati dari mereka dengan secuil penyakit kesuksesan walaupun hal itu tidak lebih dari penghentian sambutan yang mereka miliki, dan menempatkan mereka serendah mungkin bak kepatuhan budak demi meraih kembali suksesnya kemenangan… Dengan begitu banyak kesuksesan kita yang diabaikan, seandainya rencana mereka dapat dirancang, dengan begitu banyak Goyim yang akan mengorbankan rencana apapun demi meraih sukses. Psikologi materi mereka memudahkan tugas untuk mengarahkan mereka. Macan ini memiliki jiwa domba dan angin bertiup bebas ke seluruh rambut mereka. Kita telah mendudukan mereka pada kuda yang paling disukai dari sebuah gagasan mengenai pengisapan perseorangan melalui simbol unit kolekivitas. Mereka belum pernah dan tidak akan pernah memiliki rasa untuk merefleksikan bahwa kuda kesayangan mereka merupakan perwujudan pelanggaran hukum alam yang paling penting yang telah ditetapkan sejak awal penciptaan dunia, bahwa tidak ada yang sama, apalagi untuk tujuan perseorangan.

7.Apakah kita berhasil membawa mereka kepada kebodohan, bukanlah bukti yang mengagumkan, sedangkan sebuah bukti yang luar biasa nyata dari tingkatan otak pikiran Goyim yang perkembangannya tidak dapat dibandingkan dengan kita? Hal ini, justru akan menjamin keberhasilan kita.

8.Menilik bagaimana pemuka terpelajar kita pada masa purba dahulu ketika mereka menyatakan bahwa guna mencapai tujuan, kita tidak boleh berhenti atau menghitung korban-korban yang menderita demi tujuan kita. Kita tidak menghitung korban-korban dari benih lembu goy, walaupun kita telah mengorbankan lebih banyak. Tetapi untuk itu, kita saat ini telah memberikan mereka posisi yang tak terbayangkan sebelumnya di dunia. Dengan perbandingan lebih kecil jumlah korban dari jumlah kita, berarti telah menjaga bangsa kita dari kehancuran.

9.Kematian adalah akhir yang tak terhindarkan bagi semua. Lebih baik membawa akhir tersebut lebih dekat bagi mereka yang menghalangi urusan kita daripada kepada kita sendiri. Kita membunuh para mason dengan cara yang bijaksana hingga tidak satupun kelompok persaudaraan yang tidak selamat akan pernah menaruh curiga terhadap hal itu. Mereka semua mati seperti bentuk penyakit normal lain…Mengetahui hal ini, bahkan kelompok persaudaraan pada akhirnya tidak berani memrotes. Dengan moteda tersebut, kita telah merengut dari tengah-tengah masony, akar terdalam protes melawan pendudukan kita. Sementara ajaran liberalisme kepada goy pada saat yang sama menjaga rakyat kita sendiri serta agen-agen di sebuah negara untuk tak mempertanyakan kepatuhan.

10.Di bawah pengaruh kita, pelaksanaan hukum Goyim telah dikurangi hingga minimum. Wibawa hukum telah diledakkan oleh tafsiran liberal yang diperkenalkan di bidang hukum. Pada setiap urusan dan permasalahan, yang terpenting dan paling mendasar, hakim memutuskan seperti yang kita tekankan. Mereka memandang masalah yang kita bungkus untuk administrasi Goyim, tentu saja, melalui orang yang menjadi alat kita walau kita tidak perlu terlihat memiliki kesamaan apapun dengan mereka – melalui opini surat kabar atau alat lain… Senator dan administrasi yang lebih tinggi pun menerima dewan-dewan kita. Pikiran Goyim yang benar-benar kasar tidak mampu digunakan untuk analisis dan observasi, dan masih banyak lagi ramalan bagaimana memelihara keahlian mengatur sebuah pertanyaan.

11.Perbedaan kapasitas akal antara Goyim dan diri kita sendiri terlihat jelas dari tanda posisi kita sebagai Orang Terpilih dan kualitas tertinggi kemanusiaan kita, pada kontra-perbedaan terhadap pikiran kasar Goyim. Mata mereka terbuka, namun tidak melihat apapun dan tidak menanamkan (mungkin hanya untuk hal-hal materi). Jelaslah sudah, bahwa alam sendiri telah menakdirkan kita untuk menuntun dan memimpin dunia.

Kita Menuntun Kepatuhan

12.Ketika tiba saat kita berkuasa, saat untuk mewujudkan anugrah tersebut, kita harus merombak semua perundang-undangan, semua hukum-hukum kita akan singkat, datar, dan stabil, tanpa segala bentuk penafsiran, sehingga setiap orang akan benar-benar paham. Gambaran utama adalah kepatuhan terhadap peraturan, dan prinsip ini akan benar-benar paham. Gambaran utama adalah kepatuhan terhadap peraturan, dan prinsip ini akan diagungkan. Setiap pelanggaran kemudian akan hilang lalu akan muncul tanggungjawab bahkan dari unit paling rendah di hadapan kekuasaan yang lebih tinggi dari perwakilan kekuasaan. Pelanggaran atas kekuasaan tunduk ini akan dihukum tanpa belas kasihan bahwa tak seorangpun berambisi bereksperimen dengan kekuatan mereka sendiri. Kita harus meneruskan kecemburuan setiap tindakan administrasi yang mengandalkan mulusanya jalan mesin negara, karena kelambanan, akan menghasilkan kelambanan di mana-mana, tidak satu pelanggaran atau kekuasaan yang tidak sah yang akan dibiarkan tanpa hukuman teladan.

13.Menyembunyikan kesalahan, berkomplot dengan mereka yang mengabdi pada pemerintahan – segala bentuk kejahatan ini akan hilang pada contoh hukuman teladan yang paling pertama. Cahaya dari kekuatan kita menuntut kecocokan, yakni, hukuman keji bagi pelanggaran teringan, demi meraih wibawa tunggal. Yang paling menderita, walaupun hukumannya melebih kesalahannya, akan dihitung sebagai serdadu patuh di wilayah pertempuran administratif dalam kepentingan otoritas, prinsip dan hukum, yang tidak mengijinkan siapapun yang memegang tampuk gerbong publik harus dikesampingkan dari jalan raya publik ke jalan mereka sendiri. Contohnya, hakim kita akan tahu setiap kali mereka merasa bangga karena telah memberikan pengampunan bodoh, maka mereka melanggar keadilan hukum yang disusun untuk memberikan teladan perbaikan umat manusia melalui hukuman bagi penyelewengan dan bukan bagi tampilan kualitas spiritual hakim… Kualitas tersebut hanya pantas ditunjukkan dalam kehidupan pribadi, tapi tidak dipanggung publik, yang merupakan dasar pendidikan kehidupan manusia.

14.Para staf hukum kita tidak akan bertugas melampaui usia 55 tahun, terutama karena orang tua lebih keras kepala dalam mempertahankan opini berprasangka, dan kurang mampu mematuhi arahan baru. Kedua, karena orangtua ini akan memberikan kemungkinan mempertahankan kelenturan dalam mengubah staf yang lebih mudah tunduk pada tekanan kita. Mereka yang berharap mempertahankan posisinya harus memberikan kepatuhan buta. Secara umum, hakim-hakim kita akan dipilih hanya dari mereka yang mengerti sepenuhnya bahwa peran mereka adalah untuk menghukum dan melaksanakan hukum, dan tidak bermimpi akan perwujudan liberalisme dengan mengorbankan skema didikan negara, sebagaimana dibayangkan Goyim saat ini… Metode pembongkaran staf ini juga akan membantu menghancurkan setiap solidaritas kolektif dari mereka dengan misi yang sama dan akan menyatukan semua menjadi kepentingan pemerintahan tempat mereka menggantung nasib. Hakim generasi muda akan dilatih dengan pandangan tertentu untuk tidak menerima kesalahan apapun yang dapat mengganggu aturan yang telah ditetapkan.

15.Saat ini, hakim-hakim Goyim menciptakan kesenangan bagi setiap jenis kejahatan, bukan sekedar memiliki pemahaman hukum dari kantor mereka, karena penguasa Goyim pada masa tersebut saat mengangkat hakim di  kantornya tidak memusingkan apa tugas dan kesadaran hakim tentang hak yang dituntut dari mereka. Seperti hewan keji, membiarkan yang muda mencari mangsa, begitu juga Goyim memberikan tempat yang menguntungkan tanpa memikirkan bagaimana menjelaskan kepada tujuan dibentuknya posisi itu kepada mereka. Inilah mengapa pemerintahan mereka dihancurkan oleh kekuatan mereka sendiri, melalui tindakan pemerintah mereka sendiri.

16.Mari kita pinjam dari contoh hasil tindakan ini sebagai bahan pelajaran bagi pemerintahan kita.

17.Kita harus menyapu bersih liberalisme dari segala tonggak-tonggak strategi penting pemerintahan kita yang mengandalkan kepatuhan pada struktur negara kita. Tonggak tersebut akan jatuh semata-mata pada orang yang telah kita latih untuk kekuasaan administratif. Setiap pejabat tua yang berkeberatan mengundurkan diri akan memberatkan keuangan, oleh sebab itu, pertama mereka akan diberikan pelayanan pribadi di bidang-bidangnya. Kedua, dengan asumsi bahwa semua uang di dunia akan dikonsentrasikan di tangan kita, berarti pemerintahan kita tak perlu takut akan pengeluaran.

Kita Kejam

18.Absolutisme kita dalam setiap hal akan bertalian, karenanya di setiap perintah tertinggi kita akan diakui dan dipenuhi tanpa dipertanyakan. Absolutisme kita akan mengabaikan semua bisikan, segala macam ketidakpuasan, menghancurkan samapi ke akar setiap perwujudan semua hal tersebut dalam bentuk hukuman teladan.

19.Kita harus menghapuskan hak kasasi, selain terhadap pertanggungjawaban yang berkuasa, karena kita harus tidak memperbolehkan rakyat berpikir bahwa ada keputusan yang tidak tepat oleh hakim yang kita pilih. Jika hal seperti ini muncul, kita sendiri harus membuat keputusan selain membebankan mereka hukuman teladan pada hakim yang kurang memahami tugasnya dan tujuan pengangkatannya untuk mencegah berulangnya hal tersebut… Saya ulangi, ingat baik-baik bahwa kita tahu setiap langkah pemerintah kita dan mereka hanya butuh diawasi dari dekat untuk rakyat yang puas dengan kita, karena mereka memiliki hak menuntut pemerintahan yang baik serta pejabat yang baik.

20.Pemerintahan kita akan muncul sebagai perwalian ayah dari penguasa kita. Bangsa kita sendiri atau hal pokok kita akan tampak dalam rupa seorang ayah yang peduli dengan segala keperluan mereka, segala tindakan mereka, segala hubungan antara satu sama lain, serta hubunganmereak dengan penguasa. Mereka kemudian akan dianugerahkan dengan pikiran bahwa sangat tidak mungkin bagi mereka untuk melakukan perselisihan dan tuntunan. Jika mereka hidup ingin hidup dalam kedamaian dan ketentraman, maka mereka akan mengakui otokrasi pemerintahan kita dengan sebuah penyerahan mendekati PENDEWAAN, terutama ketika mereka yakin bahwa siapa yang kita tentukan tidak menempati diri mereka sendiri pada kekuasaan, tapi dengan membabi-buta melaksanakan apa yang dia perintahkan. Rakyat akan bergembira karena kita telah mengatur segalanya dalam kehidupan mereka seperti yang dilakukan orangtua bijaksana yang ini melatih kepatuhan pada anak-anak mereka. Bagi seluruh rakyat di dunia terkait dengan rahasia negara kita hanya dialami oleh anak-anak di bawah umur, begitu juga dengan pemerintahan mereka.

21.Seperti yang Anda lihat, saya menemukan kelaliman kita pada kebenaran dan tugas. Hak untuk mendorong terlaksananya tugas adalah kewajiban langsung sebuah pemerintahan layaknya seorang ayah sebagai pelaku negara. Negara tersebut mempunyai hak untuk kuat karena negara tersebut mungkin digunakan untuk kepentingan mengarahkan umat manusia menuju aturan yang ditentukan oleh alam, yakni kepatuhan. Segala sesuatu di dunia adalah pernyataan kepatuhan untuk manusia, kemudian kepada keadaan atau karakter dalam alam sendiri, dalam semua hal, demi yang terkuat. Maka dari itu, kita harus menjadi sesuatu yang terkuat demi kebaikan.

22.Kita tanpa ragu-ragu diwajibkan mengorbankan individu, yang melanggar aturan yang telah ditetapkan, di balik hukuman teladan kejahatan terdapat masalah besar pendidikan.

23.Ketika raja Israel mengenakan di kepala sucinya mahkota yang ditawarkan oleh Eropa, dia akan menjadi kepala keluarga dunia. Korban-korban yang sangat penting dipersembahkannya olehnya, karena kecocokan mereka tidak akan pernah sebanding dengan jumlah korban yang dipersembahkan selama berabad-abad oleh mereka yang tergila-gila akan kehebatan, berusaha melebihi pemerintahan Goyim.

24.Raja kita akan tetap menjalin hubungan erat dengan rakyat, dari mimbar pidato yang terkenal dan pada jam yang sama akan menyebar ke seluruh dunia.