Protokol XX

1.Saat ini, kita harus menyentuh program keuangan. Saya menangguhkan pada bagian akhir laporan saya sebagai hal yang paling sulit, karunia serta titik kecurangan rencana kita. Sebelum memasukan hal tersebut, saya ingatkan Anda bahwa saya telah mengisyaratkan ketika menyatakan jumlah total tindakan kita diselesaikan dengan permasalahan angka.

2.Ketika kita berkuasa, pemerintahan otokratik kita akan menyingkirkan, mulai dari prinsip penyelamatan diri sendiri, dengan bijaksana membebankan rakyat dengan pajak, mengingatkan bahwa pemerintah memainkan peran ayah dan pelindung. Namun, sebagai organisasi negara, biaya mahal tersebut perlu untuk tercapainya dana. Maka, akan terjabarkan, dengan prasyarat khusus, permasalahan keseimbangan hal ini.

3.Pemerintah kita, tempat raja akan menikmati khayalan hukum bahwa semua yang ada di negaranya adalah miliknya (dan dengan mudah diterjemahkan menjadi kenyataan), akan memulihkan keyakinan sah menurut hukum semua jumlah dari segala peraturan perputaran kekayaan negara. Lalu, perpajakan akan lebih baik melalui pajak progresif untuk harta benda. Dengan cara ini, iuran akan dibayar tanpa perlawanan atau tanpa menghancurkan siapapun dalam bentuk prosentase dari jumlah properti. Kaum kaya harus diawasi karena bertugas untuk menempatkan kelebihan mereka pada pembagian negara, karena negara menjamin keamanan kepemilikan atas properti lainnya dan hak perolehan yang jujur. Saya katakan jujur, karena pengawasan terhadap properti akan menjauhkan perampokan pada dasar hukum.

4.Reformasi sosial ini harus datang dari atas, ketika reformasi sosial sudah siap – saat ini sama pentingnya dengan sumpah perdamaian.

Kita Harus Menghancurkan Modal

5.Pembebanan pajak kepada orang miskin adalah benih revolusi dan berguna untuk merugikan negara yang karena memburu hal remeh temeh akan kemudian mengalami kehilangan hal besar. Yang benar-benar terpisah dari ini, pajak bagi para kapitalis mengurangi pertumbuhan kekayaan di tangan swasta, yang saat ini dikonsentrasikan kekayaan sebagai penawar racun bagi kekuatan pemerintah Goyim – keuangan negara mereka.

6.Sebuah peningkatan pajak dalam sebuah rasio presentase modal akan mendatangkan banyak pemasukan daripada pajak individu atau pajak properti saat ini, yang semata-mata bermanfaat sebagai alasan bahwa pajak tersebut adalah masalah dan ketidakpuasan yang mengagairahkan di antara para Goyim.

7.Paksaan terhadap raja kita tercapai dalam keseimbangan dan jaminan perdamaian. Maka dari itu, kapitalis harus menyerahkan sejumlah posisi pendapatan mereka demi mengamankan berjalannya mesin negara. Negara harus dibayar oleh mereka yang merasa tidak terbebani dan tercukupi.

8.Langkah ini akan menghancurkan kebencian orang miskin terhadap orang kaya karena ia akan melihat dukungan keuangan yang dibutuhkan untuk negara. Dan akan melihat raja sebagai seorang penyelenggara perdamaian dan kesejahteraan, karena rakyat akan melihat bahwa orang kaya yang membayar demi tercapainya kesejahteraan ini.

9.Agar pembayar pajak dari kelas terdidik tidak terlalu terbebankan terhadap pembayaran baru, mereka akan diberikan perhitungan lengkap tentang tujuan pembayaran mereka, dengan pengecualian jumlah tertentu akan tepat untuk kebutuhan tahta dan institusi administratif.

10.Sang penguasa tidak akan memiliki kekayaan probadi, semua yang ada di negara menggambarkan warisan leluhurnya, jika tidak terjadi pertentangan satu dengan yang lain. Kepemilikan probadi akan menghancurkan hak kepemilikan dalam kepemilikan bersama untuk semua.

11.Keturunan dari dia yang memerintah akan dijaga oelh sumber daya negara. Sedangkan keluarganya termasuk kelompok pelayan negara atau harus bekerja untuk memperoleh hak atas properti. Hak istimewa bangsawan untuk penghamburan harta tidak diperbolehkan.

12.Pembelian, penerimaan uang, atau pewarisan akan dibebankan dengan pembayaran materai pajak progresif. Setiap transfer properti, baik uang dan lainnya, tanpa bukti pembayaran pajak akan dengan ketat mencantumkan nama, sehingga pemegang sebelumnya harus membayar bunga pajak sejak saat tranfer sejumlah uang ini, jika ditemukan pengelakan pernyataan transfer. Transfer dokumen harus ditunjukkan perminggu pada kantor perwakian lokal dengan pernyataan nama, nama keluarga, dan tempat tinggal tetap dari pemegang properti yang sebelumnya dan yang baru. Transfer dengan pendaftaran nama harus dimulai dengan jumlah yang jelas yang melampaui pengeluaran biasa dari pembelian atau pembayaran, dan akan dikenakan pembayaran hanya melalui beban materai presentase pasti sebuah unit.

13.Tentukan perkiraan berapa kali pajak tersebut akan menutupi pendapatan negar Goyim.

Kita Menyebar Depresi

14.Bendahara negara harus mempertahankan keseimbangan tertentu pemutaran jumlah cadangan. Dari semua yang dikumpulkan di atas, keseimbangan harus kembali berputar. Berdasarkan perhitungan ini akan diselenggarakan kerja publik. Prakarsa kerja publik sebagai berikut, pengaturan sumber negara akan mempererat kelas pekerja dari mereka yang bekerja bagi negara denga mereka yang memimpin. Dari jumlah yang sama ini, sebagian juga akan disisihkan untuk penghargaan atas penemuan dan produktivitas.

15.Bagaimana pun, unit di atas perkiraan pasti dan bebas bendahara negara. Setiap uang yang ada diputar dan setiap stagnasi keuangan akan menghancurkan jalannya mesin negara. Karena uang adalah pelumas, maka stagnasi pelumas dapat menghentikan keteraturan mekanisme kerja.

16.Penggantian surat bunga untuk bagian pertukaran mata uang telah menyebabkan stagnasi ini. Dampak dari keadaan ini telah cukup nyata.

17.Pengadilan rekening juga akan kita keluarkan, dan penguasa akan memiliki setiap perhitungan pendapatan dan pengeluaran negara, kecuali laporan keuangan bulanan saat ini belum dibuat, dan bulan lalu belum dikirim.

18.Satu-satunya orang yang tidak memiliki kepentingan dalam merampok negara adalah sang pemilik, sang penguasa. Inilah sebabnya pengawasan personal akan mencabut kebocoran besar.

19.Demi etiket, fungsi perwakilan mengatur penerimaan penguasa, yang menyerap begitu banyak waktu yang tidak berharga, akan dihapuskan agar penguasa memiliki banyak waktu untuk mengontrol dan mempertimbangkan. Kekuasaannya tidak akan terbagi atas beberapa bagian waktu pengabdian. Dia akan mengelilingi tahta karena kemewahan dan kemegahannya, dan hanya untuk kepentingan sendiri bukan kepentingan bersama negara.

20.Krisis ekonomi yang telah kita ciptakan untuk Goyim, semata-mata demi penarikan perputaran uang. Modal besar telah macet, penarikan uang dari negara memastikan kewajiban untuk menerapkan kemacetan modal pinjaman. Pinjaman membebankan keuangan negara dengan pembayaran bunga dan menjadikan negara sebagai budak surat hutang modal-modal ini. Konsentrasi industri di tangan sejumlah tuan kecil telah dikeringkan dari semua sari buah milik rakyat dan demikian juga negara…

21.Pengeluaran uang saat ini secara umum tidak terkait dengan kebutuhan per kepala, dan karena itu tidak memenuhi semua kebutuhan pekerja. Pengeluaran uang harus sesuai dengan pertumbuhan populasi dan karenanya anak-anak harus benar-benar diperhitungkan sebagai pemakai uang sejak hari kelahiran mereka. Revisi pengeluaran adalah permasalahan material bagi seluruh dunia.

22.Anda tahu bahwa standar emas telah menghancurkan negara-negara yang menerima standar tersebut, karena standar tersebut tidak mampu memenuhi permintaan uang, lebih dari itu kita telah mencabut emas sejauh mungkin dari perputaran.

Negara Non Yahudi Bangkrut

23.Standar kita harus menyertakan biaya tenaga kerja, apakah itu diperhitungkan di kertas atau di kayu. Kita harus mengeluarkan uang berdasarkan persyaratan normal setiap warga negara, ditambah jumlah setiap yang lahir dan dikurangi setiap kematian.

24.Perhitungan akan diatur oleh setiap departemen, setiap perputaran.

25.Untuk itu tidak boleh ada penundaan dalam membayarkan uang untuk kebutuhan negara. Jumlah dan waktu pembayaran tersebut akan ditentukan oleh dekrit penguasa; tindakan ini akan menyingkirkan perlindungan oleh satu institusi kementerian untuk merusak yang lain.

26.Anggaran pemasukan dan pengeluaran akan dilaksanakan beriringan sehingga tidak dikaburkan oleh rentang waktu satu sama lain.

27.Reformasi yang kita lakukan dalam institusi keuangan dan prinsip prinsip Goyim akan dibersihkan dalam bentuk demikian agar tidak akan mengejutkan bagi yang lain. Kita harus merujuk kepada keharusan reformasi disebabkan kekacauan kegelapan di mata Goyim karena ketidakteraturan telah menjerumuskan keuangan. Ketidakteraturan pertama berasal dari permulaan menyusun anggaran tunggal yang setiap tahun berkembang menyebabkan kasus berikut: anggaran tersebut ditarik menjadi setengah tahun, kemudian mereka meminta anggaran memuat semua hal, dan mereka habiskan dalam tiga bulan, setelah mereka meminta anggaran tambahan, lalu semua ini berakhir dengan pencairan anggaran. Namun, anggaran tahun berikutnya disusun berdasarkan jumlah penambahan seluruhnya, berangkat dari capaian normal sebanyak 50% pertahun, dan juga anggaran tahunan dilipatgandakan dalam sepuluh tahun. Berkat metode berikutnya, terjadi kecerobohan negara goy, kekayaan mereka kosong. Tiba-tiba periode pinjaman telah menelan yang tersisa, hingga akhirnya negara goy bangkrut.

28.Anda mengerti dengan baik bahwa pengaturan ekonomi semacam ini yang telah disarankan oleh kita bagi Goyim, tidak bisa kita laksanakan.

29.Setiap pinjaman menunjukkan kelemahan negara dan keinginan pemahaman hak negara. Pinjaman bergantung seperti pedang Damocle di kepala penguasa, yang lebih memilih meminta dengan tangan terulur dari banker kita, daripada mengambil pajak sementara dari rakyat mereka. Pinjaman luar negeri adalah lintah darat yang tidak mungkin dicabut dari badan negara sampai negara tersebut hancur atau menjebloskan diri. Tapi negara goy tidak mencabut pinjaman tersebut. mereka terus meminta lagi dan lagi sehingga mereka tidak terhindar dari kebinasaan, dikeringkan oelh kerelaan pinjaman berdarah.

TIRANI RIBA

30.Apalah lagi memang, secara substansi, sebuah pinjaman, terutaman pinjaman luar negeri? Pinjaman adalah surat tukar pemerintah yang memuat presentase kewajiban setara dengan jumlah pinjaman modal. Jika pinjaman memberikan tanggungan 5%, kemudian dalam duapuluh tahun negara sia-sia membayar bunga sejumlah yang dipinjam, dalam empat puluh tahun membayar dua kali lipat, dalam enam puluh tahun tiga kali lipat, dan terus-menerus, HUTANG TETAP TAK TERBAYAR.

31.Dari perhitungan ini jelaslah, bahwa dengan bentuk apa pun pembebanan pajak per kepala negara menjamin uang perak terakhir dari pembayar pajak miskin untuk menetapkan nilai dengan kekayaan orang asing, dari mereka yang telah dipinjam, daripada mengumpulkan uang perak ini untuk kebutuhan sendiri tanpa tambahan bunga.

32.Sejauh hutang adalah internal, Goyim hanya memutar uang mereka dari kantong-kantong orang miskin ke mereka yang kaya, tapi ketika kita membeli orang yang membutuhkan agar mentransfer pinjaman ke ruang eksternal, maka semua kekayaan negara mengalir ke kotak uang kita dan semua Goyim mulai membayar upeti pada kita.

33.Jika kedangkalan raja Goyim di tahta mereka terkait dengan urusan negara dan penyuapan menteri-menteri atau keinginan memahami hal keuangan sebagai bagian dari penguasa lain telah membuat negara mereka berhutang  pada simpanan kita dengan jumlah yang sangat tidak mungkin untuk dibayar, maka tak akan tercapai tanpa mengalami masalah besar dan kesulitan uang dari pihak kita.

34.Kemacetan uang tidak boleh kita alami dan karenanya kita tidak mengeluarkan surat bunga, kecuali seri satu persen. Maka, tidak ada pembayaran bunga bagi lintah darat yang menghisap semua kekayaan negara. Hak untuk mengeluarkan surat bunga diberikan secara khusus untuk perusahaan industri yang tidak mengalami kesulitan dalam membayar bunga keuntungan, sementara negara tidak mengeluarkan bunga pada peminjaman uang perusahaan seperti ini, karena negara meminjam untuk pengeluaran dan tidak digunakan untuk operasi.

35.Surat berharga industri juga dibeli oleh pemerintah sebagai pembayar upeti melalui pelaksanaan pinjaman, akan diubah menjadi peminjam uang untuk keuntungan. Langkah ini akan menghentikan kemacetan uang, keuntungan parasit dan kemalasan, semua tidak berguna bagi kita di antara Goyim, sebagaimana mereka bebas tapi tidak diinginkan di bawah penguasa kita.

36.Seberapa jelas kekuasaan yang tidak berkembang dari pikiran otak brutal Goyim, seperti diungkapkan dalam kenyataan bahwa mereka telah meminjam dari kita dengan pembayaran bunga, tanpa memikirkan sama sekali uang serta tambahan bayaran bunga yang harus mereka dapatkan dari kantong negara sendiri agar dapat membayar kita. Apakah lebih mudah daripada mengambil uang yang dia ianginkan dari rakyatnya sendiri?

37.Tapi ini membuktikan kejeniusan pikiran kita yang terpilih karena kita telah merencanakan hingga saat ini, masalah hutang bagi mereka sehingga mereka telah melihat keuntungannya.

38.Perhitungan kita, kita harus menyampaikan ketika tiba waktunya, dari pengalaman yang didapat dari eksperimen kita terhadap negara goy, akan dapat dibedakan dengan jelas dan pasti, serta terpampang dalam sekejap mata bagi semua manusia, keuntungan inovasi kita. Mereka akan mengakhiri semua pelanggar, berkat mereka kita unggul, namun mereka tak diperbolehkan dalam kerajaan kita.

39.Kita akan memagari dengan perhitungan kita sendiri bahwa tak ada penguasa dan bahkan pelayan publik yang tidka penting, berada dalam posisi untuk mengalihkan tujuannya tanpa dideteksi atau diarahkan ke arah yang lain kecuali yang sudah ditetapkan dalam rencana.

40.Dan tanpa suatu rencana yang pasti, akan mustahil untuk menguasai. Menyusuri jalan yang terabaikan dan dengan sumber-sumber yang tan menentu dapat meruntuhkan jalan menuju pahlawan dan manusia setengah dewa.

41.Para penguasa goy, yang pernah kita anjurkan, harus dijauhkan dari pendudukan negara melalui resepsi-resepsi representatif, penilaian tentang etiket, hiburan, hanyalah tabir bagi kekuasaan kita. Ditunjukkan para bangsawan favorit, yang menggantikan mereka dalam ruang lingkup urusannya, ditarik untuk mereka oleh agen-agen kita, dan setiap waktu memberi kepuasan untuk memendekkan pikiran dengan janji-janji bahwa di masa mendatang ekonomi dan pembangunan dapat terlibat…Ekonomi dari apa? Dari pajak-pajak baru? – adalah pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ada tetapi tidak ditanyakan oleh mereka yang membaca pertimbangan-pertimbangan dan proyek-proyek kita.

42.Anda tahu apa mereka timbulkan dari kecerobohan ini, pada suatu puncak ketidakteraturan finansial yang mereka bawa, tanpa mempengaruhi industri luar biasa dari rakyat mereka.